Unsur-unsur Pembangun Sastra

Posted: 30 Juni 2009 in Unsur-unsur Sastra

Mata kuliah               : Kajian Kesastraan

Semester  / Kelas    :

Pertemuan ke-         :  2

Waktu                          :  3X50 menit

Dosen                          : Heru Subrata, Drs. M.Si.

Standar Kompetensi      :

Mengidentifikasi  unsur-unsur pembangun sastra.

Kompetensi Dasar     :

1. Menjelaskan pengertian unsur pembangun sastra.

2. Menjelaskan pengertian struktur intrinsik, struktur Ekstrinsik, struktur lapis makna, dan struktur lapis bunyi.

I.Pendahuluan

Perkuliahan ke tujuh ini merupakan pengantar  bagi perkuliahan selanjutnya yang mengarah pada pembicaraan jenis-jenis pokok karya sastra, yaitu puisi, prosa fiksi, dan drama. Ketiga jenis pokok karya sastra ini, memiliki unsur atau dibangun oleh dua unsure pokok, yaitu unsur intrinsic dan unsur ekstrinsik. Sebelumnya, tentu perlu pula ditinjau terlebih dahulu tentang pengertian unsure itu sendiri. Uraian ketiga hal itu, adalah materi berikut ini.

II.Materi

2.1 Pengertian Struktur

Saat menghadapi karya sastra seorang penikmat atau pembaca akan berhadapan dengan sebuah struktur kehidupan yang imajinatif yang bermediumkan bahasa, struktur sastra itu sendiri. Yang dimaksud dengan struktur sastra di sini adalah susunan, penegasan dan gambaran semua materi serta bagian-bagian (elemen) yang menjadi komponen karya sastra dan merupakan kesatuan yang indah dan tepat (Abrams dalam Jabrohim (ed), 2001:167). Struktur  karya sastra itu merupakan suatu kesatuan yang bulat dengan unsur-unsur pembangunnya yang saling berjalinan ( Juwondo, dalam Jabrohim (ed), 2001:54).

1.2 Pelbagai Sebutan Struktur

Ada beberapa istilah atau sebutan yang digunakan untuk merujuk pada  struktur tersebut. Diantara istilah-istilah yang digunakan nadalah : komponen, aspek ( Teeuw, 1984),  segi ( Esten,1978), faktor, dan komponen.

1.3        Struktur Karya Sastra

Dikemukakan Fananie ( 2001) bahwa struktur karya sastra mencakup: struktur intrinsik, struktur ekstrinsik, struktur lapis bunyi, dan struktur lapis makna. Yang dimaksud dengan berbagai struktur itu adalah sebagai berikut ini.

a. Struktur Intrinsik

Intrinsik berarti unsur dalam. Dalam karya sastra berarti  unsur-unsur yang secara langsung membangun karya sastra itu (Tusthi,1991:69).  Mursal Esten ( 1978:20) mengatakan hal-hal yang berhubungan dengan struktur, seperti alur (plot), latar, pusat pengisahan dan penokohan, kemudian juga hal-hal yang berhubungan dengan pengungkapan tema dan amanat. Juga termasuk ke dalamnya hal-hal yang berhubungan dengan imajinasi dan emosi. Sedangkan unsur intrinsik sebuah puisi ialah: diksi, rima, ritme, dan tipografi (Thusthi,1991:100).

b. Struktur Ekstrinsik

Dikatakan Fananie (2001:77) Faktor ekstrinsik adalah segala faktor luar yang melatarbelakangi penciptaan karya sastra. Ia merupakan milik subjektif pengarang yang bisa berupa kondisi social, motivasi, tendensi yang mendorong dan mempegaruhi kepengarangan seseorang. Faktor-faktor ekstrinsik itu dapat meliputi: 1) tradisi dan nilai-nilai, 2) struktur kehidupan sosial, 3) keyakinan dan pandangan hidup, 4) suasana politik, 5) lingkungan hidup, 6) agama, dan sebagainya. Nyoman Thusthi Eddy ( 1991: 69) menyatakan faktor-faktor seperti: 1) sejarah, 2) sosiologi, 3) psikologi, 4) politik, ekonomi, dan ideology. Sejalan dengan dua pendapat di atas, Wellek & Warren ( dalam Waluyo, 1994:64) menyatakan: 1) biografi pengarang, 2) psikologi ( proses kreatif ), 3) sosiologis  (kemasyarakatan) social budaya masyarakat, dan 4) filosofis ( aliran filsafat pengarang ) termasuk pada struktur ekstrinsik karya sastra. Termasuk ke dalam faktor sosiologis, i) aspek-aspek seperti profesi/ institusi, problem hubungan social, adat-istiadat, dan antarhubungan masyarakat, ii) hubungan historis, iii) hubungan sastra dengan faktor sosial, yakni menganggap sastra sebagai dokumen sosial.

c. Struktur lapis Makna

Sebuah karya sastra yang baik dan lengkap setidaknya memiliki lima tingkatan lapis makna atau niveau. Nilai-nilai tersebut dimulai dari tataran yang paling rendah sampai pada  tataran yang paling tinggi. Secara urut neveau tersebut adalah:

1)      Neveau anorganik

2)      Neveau vegetative

3)      Neveau animal

4)      Neveau humanis

5)      Neveau metafisika/transendental

  1. d. Struktur Lapis Bunyi

Struktur ini lebih ditemukan pada karya puisi atau prosa liris yang kaya asonansi aliterasi, dan persajakan. Pentingnya struktur bunyi karena pada nuansa bunyi-bunyi tertentu akan dapat dihubungkan dengan suasana tertentu. Hal tersebu, misalnya, dapat dirasakan pada puisi-puisi mantra, yaitu puisi yang menempatkan struktur bunyi sebagai kekuatan makna, sehingga bunyi merupakan hal yang dominan.

III.Petunjuk  Pembelajaran

Bacalah materi di atas dengan seksama, kemudian baca juga sumber-sumber lain yang relevan.Buat ringkasannya dalam bentuk peta konsep.

IV.Tugas

  1. Buatlah ringkasan materi di atas  dalam bentuk peta konsep dalam tim Anda. Jangan lupa membuat daftar pengertian setiap konsep atau istilah yang tertera di peta konsep.
  2. Diingatkan kepada Anda untuk membaca juga buku-buku sumber belajar yang disebutkan di bawah in.

V.Sumber  Belajar

Esten, Mursal. 1978. Kesusastraan : Pengantar Teori dan Sejarah. Bandung:    Angkasa

Waluyo, Herman J. 1994. Pengkajian Cerita Fiksi. Solo: Universitas Sebelas     Maret Press. Hal: 56 – 60.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2002. Kritik Sastra Indonesia Modern.

Yogyakarta:Gama Media. Hal: 34 – 35.

Luxemburg, dkk. 1986. Pengantar Ilmu sastra. Semarang:Gramedia.Hal:9

Fananie, Zainuddin. 2000. Telaah sastra. Yogyakarta: Muhammadiyah Iniversity Press.

Eddy, Nyoman Thusthi. 1991. Kamus Istilah Sastra Indonesia. Yogyakarta:  Nusa  Indah.

Suwondo, Tirto. “Analisis Struktural Saslah satu Model Pendekatan dalam  Penelitian sastra” , dalam Metode Penelitian sastra, dalam Jabrohim  (ed). Yogyakarta: Hanindita Graha Widia.

About these ads
Komentar
  1. uzzan azhelooy mengatakan:

    Mkcie taz pembrithuan.a….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s