Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘unsur-unsur cerita’


Oleh:
Koidah  Fitriyah
Penyelaras: Drs. Heru Subrata, M.Si

Analisis unsur – unsur cerita

a. Tema

Tema adalah inti atau persoalan yang mendasari isi cerita. Pada cerpen ” Romansa di Tebing Pelangi ” temanya asdalah tentang percintaan.

b. Tokoh dan Penokohan

Tokoh adalah pelaku yang mendukung peristiwa sehingga mampu menjalin suatu cerita. Penokohan adalah sifat atau karakter yang dimiliki oleh para tokoh cerita. Dalam cerpen ”  Romansa di Tebing Pelangi ” tokoh serta penokohannya adalah sbb :

Tokoh                                                 Penokohan ( watak )

1.   Meira                                             Cantik, mudah percaya, keras kepala.

2.   Elgar                                              Baik, penyayang, suka menolong, tidak pendendam

3.   Gery                                              Sombong, sok ganteng,, mabuk popularitas,playboy

4.   Ibu                                                 Baik, penyayang, sabar.

5.   Ayah                                             Baik, penyayang, sabar.

c. Latar / Setting

Sebuah cerita pada hakekatnya adalah lukisan peristiwa atau kejadian yang menimpa atau di lakukan oleh satu atau beberapa orang tokoh pada suatu waktu tertentu dan tempat tertentu. Atas dasar hal tersebut dapat dikatakan bahwa penempatan waktu dan tempat beserta lingkungannya dalam prosa fiksi tersebut disebut latar cerita atau setting.

Latar dalam cerpen cerpen ”  Romansa di Tebing Pelangi ” ini adalah di Tebing Pelangi, di Retro, rumah Meira, rumah sakit, dan pantai Bidadari. Settingnya pada siang hari, malam hari, dan sore hari.

d. Point of View

Point of view atau sudut pandang dalam cerpen ”  Romansa di Tebing Pelangi ” ini adalah sudut pandang orang pertama, di mana penulis sebagai pencerita.

e. Amanat

Amanat yang dapat dipetik dari cerpen ”  Romansa di Tebing Pelangi ” ini adalah kita jangan mudah percaya dengan rayuan lelaki. Orang yang paling dekat dengan kita adalah orang yang paling mengerti kita. Jangan terlarut dalam urusan cinta, apalagi sampai lupa akan tugas dari pekerjaan atau profesi kita, karena itu dapat menimbulkan penyesalan.

f. Alur

Alur cerita dalam cerpen ”  Romansa di Tebing Pelangi ” ini adalah alur maju. Di mulai dari pertemuan, kemudian terjadi konflik, penyesalan, dan akhirnya berakhir bahagia.

Alur dalam cerita ”  Romansa di Tebing Pelangi ”   : (lebih…)