“BERANDA TERAKHIR”


gilang batu pualam lebam
teronggok bisu
menyatu duka beriak nestapa
aku gapai rinai saat mentari lupa waktu

jalan ini terjal
lalui gundah bercampur resah
tak lagi mampu mimpikan kamu
kala itu di beranda kau sapa sepi
“aku pulang” seraya kau gamit tangan kosong
“aku akan rindukan kamu” teriring senyum hampa
tak kau tengok ketika langkahmu terhenti
seperti ada hendak kau sampaikan

selamat tinggal kasihku
ambil syair rinduku di beranda
tempat kita pernah beradu

Surabaya, 28 Mei 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

Sastra Mampu Membuka Mata Hati dan Mata Pikiran Kita, Karena Sastra Adalah Refleksi Kehidupan Kita

Sobo sak paran-paran

Ini blog-blogan ...

Garis Edar-ku

Blog tentang seputar aktivitas kerjaku

@ReeMekarsari

Buat Saya, "Bahagia itu Sederhana" -Ree-

@MaureenMoz

live is an adventure. enjoy the ride.

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Enrichissez-vous!

enrich yourselves

Joglo Drama - Mbah Brata

Seni memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih manusiawi

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: