“BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH”


A. STAF PRODUKSI PEMENTASAN

1. Pimpinan Produksi : Drs. Heru Subrata, M.Si.
2. Sutradara : Siti Halimah
3. Astrada : Istiqomah
4. Penata Musik : Hariroh
5. Busana / Tata Rias : Lusi Ratnaningsih, Husnol Hotimah
6. Pentas / Panggung : Suedi, Nurul Hasanah

Pemain:
1. Bawang Merah
2. Bawang Putih
3. Ibu Bawang Merah
4. Bapak Bawang Putih
5. Pangeran
6. Pengawal I, II, dan III

B. SINOPSIS CERITA

BAWANG MERAH BAWANG PUTIH

Alkisah di sebuah desa hiduplah satu keluarga yang terdiri dari: Ibu, Bapak dan seorang anak perempuan yang bernama “Bawang Putih”, mereka hidup bahagia.
Pada suatu hari musibah menimpa keluarga mereka, Ibu si Bawang Putih sakit parah. Ketika itu bapaknya sedang berdagang, Ibu si Bawang Putih tidak bisa diobati akhirnya meninggal dunia.
Si Bawang Putih sangat sedih sekali karena ditinggalkan Ibunya, sedangkan Bapak yang disayangi menikah lagi dengan wanita lain yang telah mempunyai anak perempuan yang bernama “Bawang Merah”. Bawang Putih semakin hari semakin sedih dan menderita karena disiksa oleh Ibu dan saudara tirinya.
Pada suatu hari lewatlah seorang pangeran yang tampan dia melihat Bawang Putih sedang mencuci baju di sungai, dia melihat kecantikannya dan kemudian jatuh hati padanya. Pangeran mengejar si Bawang Putih kerumahnya tetapi dihalangi oleh saudara tirinya, tapi karena kebaikan si Bawang Putih akhirnya dilamarlah oleh pangeran itu dan akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia selamanya.

C. NASKAH DRAMA

Alkisah disebuah desa hiduplah satu keluarga yaitu Bawang Merah dan Bawang Putih, yang dalam hidupnya Bawang Putih penuh dengan siksaan dan hinaan serta omelan, hingga suatu ketika si Bawang Merah memanggil Bawang Putih dengan penuh amarah.

Babak I
1. Bawang Merah: Putih… Putih…!! kesini kamu. Kamu… harus membersihkan ruang tamu ini sampai bersih, jangan sampai ada debu-debu yang masih menempel. (sambil berkacak pinggang). Ingat ya! (menjitak kepala Bawang Putih) kalau sampai aku datang ruangan ini tidak bersih tahu sendiri nanti akibatnya! (mencebir dan membuang muka).
2. Bawang Putih : Baik, Bawang Merah! (merunduk dan pergi mangambil sapu).
3. Ibu & B. Putih : Lho, kok sepi. Bawang Putih kemana ya, kok ngak kelihatan! (sambil melihat kanan kiri) Putih… Putih… Putih…! kemana ya anak itu dipanggil-panggil gak nyaut!
4. Bapak & B. Putih: Ada apa sih bu…! (dengan perasaan tanda tanya).
5. Ibu & B. Merah : Eh…! Bapak, lho kapan Bapak yang datang kok Ibu nggak dengar Bapak ngetok-ngetok pintu. (sambil memegang tangannya).
6. Bapak dan B. Putih : E… tadi bu, memang Bapak sengaja nggak ngetok-ngetok pintu, soalnya bapak dengar Ibu berteriak-teriak memanggil-manggil Bawang Putih, Emangnya si Bawang Putih kemana bu? Dan kenapa dia? (dengan penuh keheranan).
7. Ibu & B. Merah : Oh tidak ada apa-apa pak (sambil mengelus-ngelus tangan suami) Ibu takut Bawang Putih kenapa-napa, e tak tahunya lagi istirahat dikamarnya, pak. (sambil merebah kepundaknya).
8. Bapak & B. Putih : Terima kasih ya bu, Bapak bangga sekali punya istri sebaik Ibu, dan saya sayang sekali sama Ibu juga anak kita berdua (mengelus rambut istri) kalau begitu Bapak berangkat berdagang lagi ya bu, paling disana saya 1 minggu. Ibu jaga diri baik-baik ya dan juga anak kita baik-baik, oh ya ini ada sedikit uang buat belanja (sambil menyodorkan uang). Baiklah bu Bapak berangkat dulu ya. (mengulurkan tangannya).
Ibu B. Merah : Iya pak (sambil mencium tangan Bapak) hati-hati dijalan, da…! Hem… dasar suami bodoh, kamu kira saya betul-betul mencintai kamu apa! Tidak ya, saya hanya mencintai uang dan rumah kamu ini… ha… ha… ha… (sambil menepuk-nepuk uang). Putih… putih…putih… kesini kamu! (berkacak pinggang).
9. Bawang Putih : Ya… ya… bu, ada apa bu?
10. Ibu B. Putih : Kemana aja sih kamu ha… kaman aja? (sambil menarik dan mendorong Putih) dipanggil-panggil dari tai nggak ada jawaban, kamu tuli ya… (sambil membuang muka).
11. Bawang Putih : Baik bu…! (dengan nada ketakutan).
12. Ibu B. Merah : Ya bagus, (sambil mengangguk-ngangguk kepala) sekarang kamu cuci baju itu sampai bersih mengerti? Ingat Bawang Putih, sebelum Ibu datang cucian ini dan lantai ini sudah harus bersih! Dengar….! (nada keras membentak).
Maka berangkatlah Bawang Putih ke sungai untuk mencuci baju itu, sambil menangis Bawang Putih Berkata!
13. Bawang Putih : Ya Allah, ampunilah dosa-dosa Ibu tiriku, berikanlah kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Ya Allah bukakanlah pintu hati Ibu tiriku dan saudara tiriku agar dia mau menyayangiku. (sambil menangis)
14. Pengawal I : Maaf tuan, e… lihat disana tuan, sepertinya ada seorang wanita. (sambil menunjuk).
15. Pengawal II : Ya benar tuan, sepertinya lagi mencuci pakaian tuan! (dengan penuh semangat).
16. Pangeran : Iya, betul-betul, tapi… sama siapa ya dia? Apa dia sendirian pengawal? (dengan penuh keheranan dan melihat kearah wanita itu, sambil berfikir) pengawal coba kalian lihat kesana…! (sambil menunjuk).
17. Pengawal I & II : Baik tuan…! (sambil mengangguk).
18. Pengawal I : Tuan, ternyata perempuan itu sendirian…!
Pengawal II : Perempuan itu cantik tuan dan kelihatannya orang baik-baik!
19. Pangeran : (Sambil mengangguk-ngangguk) Mari pengawal kita kesana…! (sambil menunjuk).
20. Pengawal I & II : Baik tuan…!
21. Pangeran : E… e… nona! (dengan gugup dan malu). Kalau boleh saya tahu nama nona siapa? Dan nona berasal dari mana? Dan kenapa pula sendirian di sungai yang sangat sepi ini…?
22. Bawang Putih : Maaf… tuan…! (sambil menjinjing rok dan mau berlari pergi).
23. Pangeran : Jangan… jangan… nona, jangan lari, saya bermaksud baik, saya lihat nona sendirian, jadi saya memberanikan diri menghampiri nona! (dengan senyuman).
24. Bawang Putih : Nama saya Bawang Putih tuan, saya berasal dari desa seberang, e… tapi maaf tuan, saya tidak bisa berlama-lama disini, saya takut dimarahi Ibu saya tuan…!
25. Pangeran : Tunggu… tunggu…! tunggu nona…! (sambil berteriak) mari pengawal kita ikuti Bawang putih itu, dimana sebenarnya rumahnya!
Kemudian berangkatlah Pangeran dan 2 pengawalnya untuk menuju rumah Bawang Putih, Pangeran merasa dialah wanita yang selalu diidam-idamkan, kemudian si Pangeran bergegas pergi ke rumah si Bawang Putih.
26. Ibu Bawang Merah : Anakku coba lihat disana, siapa itu yang datang? (dengan penuh keheranan).
27. Bawang Merah : Iya bu, sepertinya yang datang Pangeran. Aduh betapa gagahnya dan gangteng Pangeran itu. (dengan senyuman).
28. Ibu Bawang Merah : Tenang sayang, Ibu tahu kedatangan Pangeran itu ingin mencari permaisuri. (sambil memegang pundaknya).
29. Bawang Merah : Benarkah itu bu? Tolong saya bu, saya mau menjadi permaisuri Pangeran itu bu. (berloncat kegirangan).
30. Pangeran : Permisi…, permisi…!
31. Ibu Bawang Merah : Tuan…! (dengan terkejut)
E… ada apa gerangan tuan datang kegubuk kami ini, apa tuan mau mempersunting anak kami, yang cantik dan manis ini tuan? (sambil memegang dagu Bawang Merah).
32. Pangeran : Tidak…! (dengan lantang)
Saya kesini hanya untuk melamar anak ibu si Bawang Putih untuk menjadi permaisuriku. (dengan penuh senyuman).
33. Bawang Merah : Kenapa sih Pangeran lebih suka Bawang Putih dari pada saya, padahal Pangeran Bawang Putih orangnya licik sekali dan suka mempermainkan lelaki, tidak seperti saya yang baik, patuh dan setia. (sambil senyum gembira).
Lagian Pangeran Bawang Putih itu orangnya jelek tidak seperti saya cantik, manis, dan menarik, ia kan Pangeran?
34. Pangeran : E… iya-ya betul, kamu juga cantik, manis dan menarik nona, tapi sayang hati saya sudah terpikat sama si Bawang Putih, saya mohon tolong panggilkan Bawang Putih segera…!
35. Bawang Merah : Huuuh…! Bawang Putih, Bawang Putih lagi, emangnya nggak ada orang lain selain Bawang Putih, huuuh… sebel…!! (sambil menghentakkan kaki). Putih…! Puith…!!
36. Bawang Putih : Iya, mbak…!!!
37. Bawang Merah : Kesini kamu lihat ini ada Pangeran mau mempersunting kamu menjadi istrinya. (dengan mimik yang sinis penuh kebencian).
38. Pangeran : Bawang Putih, maukah kamu menjadi permaisuriku? (memberikan senyuman).
39. Bawang Putih : (Merunduk penuh senyuman dan malu-malu, berarti dia mau).
40. Ibu Bawang Merah : Maaf tuan, itu berarti tandanya Bawang Putih setuju menjadi permaisuri tuan!
41. Pangeran : Mari kesini Bawang Putih, ikutlah kamu keistanamu kamu akan aku persunting menjadi permaisuriku! (mengulurkan tangan dan menggandeng Bawang Putih pergi).
42. Bawang Putih : Ibu…! (menghampiri Ibu dan memeluknya).
Bawang Merah…! (menghampiri Bawang Merah dan memeluknya).
43. Pangeran : Baiklah bu, saya akan membawa Bawang Putih ke istanaku dan akan aku jadikan permaisuriku. (dengan senang hati).
Kalau begitu kami berangkat dulu bu, permisi…! (berjalan keluar rumah).
44. Ibu Bawang Merah : Ya tuan…!

Maka berangkatlah Pangeran dan Bawang Putih beserta pengawalnya untuk menuju istana kerajaan dan dijadikanlah Bawang Putih sebagai permaisuri, samapai akhirnya Pangeran dan Bawang Putih bahagia selamanya
“Kejahatan tidak bisa mengalahkan kebaikan, dan manusia memang mahluk paling sempurna di muka bumi, namun karna kesempurnaan itu kadang mereka lalai pada apa yang membuat mereka menjadi sempurna”.

SELESAI

133 Komentar (+add yours?)

  1. zhifa
    Nov 26, 2011 @ 04:23:28

    Pak,,
    naskah bawang merah dan bawang putih dalam bahasa jawa atau sunda ada g yaaaa….???

    >.”

    Balas

  2. Ruslan
    Jan 12, 2012 @ 16:42:42

    tolong musik pengiring drama bawang merah dan bawang putih.terima kasih…

    Balas

  3. yayuk
    Feb 01, 2012 @ 08:58:38

    bagus,singkat,padat….jelas…makasih

    Balas

  4. citra
    Feb 08, 2012 @ 10:21:19

    gag ada yang bahasa inggris / bahasa jawa ndak?

    Balas

  5. anisa fadila
    Feb 17, 2012 @ 13:52:06

    bgus
    ini naskah yg cocok buanget

    Balas

  6. anggita
    Apr 12, 2012 @ 06:12:30

    bagus aq cppy aaaaaaa buat drama

    Balas

  7. gia
    Apr 18, 2012 @ 12:50:35

    baguss… izin copy yaa … makasih :D

    Balas

  8. Aiu Kevin Abiz
    Apr 22, 2012 @ 10:28:44

    alhamdulillah ketemu…makasih

    Balas

  9. cindy
    Mei 06, 2012 @ 04:25:22

    gg ad yg lain ya iringn musick na ,selain lgu jawa …

    Balas

  10. ijun
    Mei 29, 2012 @ 14:07:58

    pak,
    drama b.merah dan b.putih bsa di artikn dlm b.inggris nggak..???

    Balas

  11. mbahbrata
    Jun 05, 2012 @ 14:52:28

    Buat Cucu2ku semuanya….
    1. naskah ini bisa az dialihbahasakan menjadi Inggris, Sunda, Jawa atau lainnya…
    2. mengenai musik pengiring bisa disesuaikan dengan sikonnya…
    3. demikian juga untuk propertynya juga bisa di kreasi asal “logical imajinatif”nya sesuai
    4. karya fiksi drama membutuhkan kreativitas yang tinggi agar dapat memberikan sajian terbaik bagi penikmatnya (baca: penontonnya).
    terima kasih…

    Balas

  12. Muhammad
    Jun 07, 2012 @ 02:32:34

    thanks y mbah…

    Balas

  13. natasya
    Jun 10, 2012 @ 05:48:48

    ceritanya bagus juga yah,,

    Balas

  14. andi amalia(dhany)
    Sep 10, 2012 @ 06:12:11

    please ada yang lebih pendek ngga’???????? :)

    Balas

  15. VANESSA STEFANY MARGARETHA
    Sep 15, 2012 @ 06:57:04

    HAH…. AKHIRNYA KETEMU JUGA DIALOGNYA…. MAKASIH YAA MBAH DACH NGADAIN CERITA INI DARI TADI NEZA, NYARI DIALOG BP BM GX KTMU CMA INI MAKASIH YA MBAH SEKALI LAGI TANKS YOU SO MUCH…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Balas

  16. indra
    Sep 26, 2012 @ 12:03:41

    sutradaranya sapaa ???

    Balas

  17. Stefanny Matthew Handoko
    Sep 30, 2012 @ 07:28:02

    akhir.a nemmu juga.. thank’s yha… :*

    Balas

  18. Daenaa
    Okt 01, 2012 @ 11:18:49

    izin pake buat drama yaah ^^

    Balas

  19. ajeng setia ningtyas
    Nov 08, 2012 @ 12:32:25

    ceritanya enak d bca, diliat, d dngr n d tonton

    Balas

  20. erawangung
    Jan 01, 2013 @ 02:40:16

    kok tdk ada gambarnya ?

    Balas

  21. unlock iphone 4s used
    Jan 04, 2013 @ 13:16:01

    My coder is trying to convince me to move to .
    net from PHP. I have always disliked the idea because of the
    costs. But he’s tryiong none the less. I’ve been
    using Movable-type on a variety of websites for
    about a year and am worried about switching to another platform.
    I have heard very good things about blogengine.net. Is there a way
    I can transfer all my wordpress posts into it?
    Any kind of help would be really appreciated!

    Balas

  22. billy
    Jan 21, 2013 @ 08:44:32

    mbah ciri penyajian dari cerita ini apa??

    Balas

  23. muhammad hakiki anggara
    Jan 30, 2013 @ 11:11:24

    boleh di copy dx eeea??

    Balas

  24. eunhyuk
    Feb 14, 2013 @ 04:55:39

    bgus aku suka banget

    Balas

  25. try sizegenetics
    Mar 16, 2013 @ 07:45:34

    Greetings! Very helpful advice within this post!
    It’s the little changes that produce the greatest changes. Thanks for sharing!

    Balas

  26. cheap instagram followers ebay
    Mar 18, 2013 @ 11:18:15

    I don’t write a bunch of responses, however i did some searching and wound up here “BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH” | Joglo Drama – Mbah Brata. And I actually do have some questions for you if it’s allright.
    Could it be only me or does it look as if like
    a few of the comments come across like they are coming from brain dead visitors? :-P And, if you are posting on other places, I’d like to keep up with anything fresh you have to post. Could you make a list of every one of all your public pages like your twitter feed, Facebook page or linkedin profile?

    Balas

  27. phen375
    Mar 20, 2013 @ 09:15:27

    I am curious to find out what blog system you are working with?

    I’m having some minor security problems with my latest website and I’d like to find something more secure.
    Do you have any solutions?

    Balas

  28. www.viki.com
    Mar 28, 2013 @ 09:43:35

    Hi there, I check your blog on a regular basis. Your humoristic style is witty, keep
    up the good work! http://www.viki.com Constant ear ringing cure Chiropractic help ear ringing

    Balas

  29. yyy
    Des 07, 2013 @ 10:12:47

    wah …hbt…

    Balas

  30. yyy
    Des 07, 2013 @ 10:13:44

    jngn pernah menjadi si bawang mrh y..

    Balas

  31. dedenk
    Des 07, 2013 @ 10:15:01

    thank you..

    Balas

  32. sofyan ikbal mabruri
    Nov 29, 2014 @ 23:24:30

    aku suka drama ini

    Balas

  33. Trackback: Kebaya Sinden Ovj 18 Juli 2013 - Tips Memilih Baju Kebaya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

Sastra Mampu Membuka Mata Hati dan Mata Pikiran Kita, Karena Sastra Adalah Refleksi Kehidupan Kita

Sobo sak paran-paran

Ini blog-blogan ...

Garis Edar-ku

Blog tentang seputar aktivitas kerjaku

@ReeMekarsari

Buat Saya, "Bahagia itu Sederhana" -Ree-

@MaureenMoz

a blog of a learning multitasking mother

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Enrichissez-vous!

enrich yourselves

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

Joglo Drama - Mbah Brata

Seni memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih manusiawi

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: