“KULIHAT BADUT CINTA MENCIUM IBUKU“


Diadaptasi dari sebuah cerpen majalah aneka, Karya Rose Linda
[Penyelaras: Drs. Heru Subrata, M.Si]

Karya : Ira Iryani Hafsyah

1. INT. RUANG KELUARGA RUMAH RANI – MALAM –
SEPASANG SOFA SEDERHANA TERTATA DITENGAH RUANGAN. SEBUAH LEMARI KACA YANG RETAK TEMPAT ANEKA BARANG RUMAH TANGGA BERDIRI AGAK MIRING. SEMENTARA SEBUAH MESIN JAHIT TUA BERADA DIPOJOK RUANGAN.
RANI TAMPAK DUDUK DI SOFA SAMBIL MEMBACA MAJALAH REMAJA YANG IA PINJAM DARI SANTI SAHABATNYA. SEMENTARA IBU RANI MENJAHIT BAJU BADUT MILIK AYAH YANG SEDIKIT SOBEK.
Rani : bu, hari valentin besok kita jadi kan makan di rumah makan favorit kita?….
Ibu : rani, kamu tahu kan kalau liburan ini ayahmu tidak bisa berkumpul bersama kita.
Rani : selalu saja begitu… setiap liburan atau hari istimewa ayah selalu keluar kota.
Ibu : ran, kamu harus bisa memaklumi pekerjaan ayahmu, sudah suratan takdir,ayahmu justru kebanjiran order dihari-hari libur dan hari istimewa. Rejeki ayahmu adalah rejeki hari hari libur dan hari raya.
RANI TERDIAM BEBERAPA SAAT. IBUNYA MELIRIK KEARAH RANI DAN MELANJUTKAN JAHITANYA. TAK BEBERAPA LAMA KEMUDIAN SANG AYAH KELUAR DARI DALAM KAMAR SAMBIL MEMBAWA TAS RANSEL BESAR YANG BERISI PAKAIAN DAN PERALATAN BADUT LAINNYA.
Ayah : sudah selesai bu jahitanya?..
Ibu : (sambil melipat baju) sudah… sini ibu masukkan kedalam tas sekalian.
AYAH MENYERAHKAN TAS YANG DIBAWANYA PADA IBU, DIA KEMUDIAN MENDEKATI DAN DUDUK DISAMPING RANI YANG DARI TADI KELIHATAN MURUNG.
Ayah : Lho anak ayah dari tadi kok cemberut?… mana senyuman yang manis itu?…..
RANI TAK MERESPON RAYUAN AYAHNYA, DIA TETAP MEMBACA MAJALAH YANG DIPEGANG SAMBIL MEMASANG WAJAH MASAM. AYAH KEMUDIAN MENGAMBIL DOMPETNYA, DAN MENGAMBIL SISA UANG YANG ADA.
Ayah : (sambil menyerahkan uang ke Rani) ini sayang, ayah ada sisa segini, pergilah bersenang-senang dengan temanmu besok, tapi tak perlu keluar kota, musim hujan tak nyaman untuk bepergian jauh.
Rani : aku akan menemani ibu saja dirumah, ber-valentin Day sama ibu. Kasiahan ibu kalau sendirian.
MENDENGAR UCAPAN RANI AYAH TERTUNDUK SEBENTAR.
Ayah : kamu tetap menyesalkan kepergian ayahmu? Bukankah selalu begini pekerjaan ayah setiap tahun ?
Rani : disana ayah bisa gembira….
Ayah : ayah selalu gembira. Ayahmu ini seorang penghibur, jadi hatinya juga harus gembira sebelum berusaha membuat orang lain gembira.
Rani : dan ayah tidak sedih, berpisah dengan keluarga dihari yang istimewa seperti Valentine Day?
AYAH TERCENUNG SEBENTAR MENDENGAR UCAPAN RANI, DIA MENATAP MATA RANI DAN MENGGELANGKAN KEPALA.
Rani : karena imbalan yang lebih?
Ayah : (sambil menggeleng lagi) ini kerja kelompok,rani. Ayah harus profesional dan tidak boleh mengecewakan orang lain, dalam hal ini juga teman-teman sekerja ayah. Rani, kamu harus ngerti,di semua pekerjaan, apapun itu, bahkan seorang badut seperti ayah ini yang bekerja dibalik kostum pun harus profesional dan iklas….
IBU YANG DARI TADI DUDUK AKHIRNYA BERDIRI DAN MENDEKATI AYAH. DIA MENYERAHKAN TAS RANSEL PADA AYAH.
Ibu : yah…sudah malam, ini tasnya, nanti teman-teman ayah kasihan menungu lama. Lagian kereta ke jogjanya satu jam lagi tiba distasiun.
AYAH MENGANGGUK DAN TERSENYUM PADA IBU. DIA BERDIRI DAN MENCIUM KENING IBU. DIA BERBALIK KEARAH RANI YANG SUDAH MULAI TENANG. RANI TERSENYUM KEARAH AYAHNYA DAN BERDIRI SAMBIL MEMELUK AYAHNYA.
2. INT. KANTIN SEKOLAH – SIANG-
SUASANA KANTIN SIANG ITU NAMPAK SEDIKIT SEPI DARI HARI BIASANYA, TAMPAK DISUDUT RUANGAN BEBERAPA SISWA-SISWI SMA SEDANG BERCANDA SAMBIL MENIKMATI SEMANGKUK BAKSO, DISUDUT LAINNYA TIGA SISWI SEDANG ASIK BERCERITA SAMBIL MEMINUM ES SIRUP FAVORITNYA. SEMENTARA RANI DAN TIGA SAHABATNYA TERLIHAT DUDUK DI MEJA TENGAH SAMBIL MENIKMATI JAJANAN GORENGAN YANG ADA DIKANTIN TERSEBUT. MEREKA TAMPAK BEGITU AKRAB DAN GEMBIRA.
Tia : kamu jadi sar bervalentine sama si Anton?
Sari : ya iya lah…masa ya,iya dong…
Meta : Kalau kamu rencana sama siapa yak?
Tia : kalau aku ma papa mama mau ke bandung, kami sengaja hari valentin besok ngumpul dirumah nenek.
Meta : kalau aku mau makan direstoran kesukaan ayahku.
Tia : Kalau kamu mau kemana ran?
Rani : itulah yang aku pikirkan dari tadi,..ayahku sekarang ada pekerjaan dijogja, sedangkan ibu nggak berani kalau keluar sendiri.
Meta : lho kan ada si itu, siapa namanya….lupa aku…
META MENCOBA MENGGODA RANI. SEMENTARA CUBITAN KECIL RANI MENDARAT DI PINGGUL META.
Rani : apaan sih….
meta : denny, iya denny…
SEMUA TERTAWA MENGGODA RANI. PADA SAAT YANG BERSAMAAN SI DENNY DATANG MENGHAMPIRI RANI DAN KELOMPOKNYA.
Tia : sssst.. ada arjuna datang…
Denny : Hai semua…
TIA, META DAN SARI MENJAWAB BERSAMAAN
Tia Dkk : hai juga, dennyyy………………
Denny : boleh aku gabung disini?
Meta : oh silahkan, …lagian saya juga gak bisa lama-lama disini kok, saya mau kelas dulu, ada yang ketinggalan, eee…permisi dulu

META BERDIRI,MELIRIK KEDUA SAHABATNYA, DAN MENGEDIPKAN MATA SEOLAH MEMBERI KODE UNTUK MENINGGALKAN RANI SENDIRI BERSAMA DENNY
Sari : (MENGERTI APA YANG DIMAKSUD META) eee…o,iya, aku juga mau ke kamar kecil nih, ee ayo tia temeni aku.
Tia : iya, aku juga jadi pengen pipis deh, kalian berdua ngobrol dulu aja, jangan mikirkan kami.
RANI YANG TAU KALAU TEMANNYA SENGAJA MENINGGALKAN MEREKA BERDUA TAK BISA BERBUAT APA-APA. UNTUK SESAAT SUASANA JADI HENING.
Denny : gimana, jadikan acara valentine dengan ayah mamahmu nanti malam?
Rani : ee… I,iay ..e,,mungkin jadi mungkin juga tidak,
denny : lho? Maksudnya?
Rani : e, kamu kan udah tau kondisi keluargaku, maksudku pekerjaan ayahku.
Denny : oh, masalah itu, iya deh aku paham, tapi bagaimanapun juga aku pingin kenalan ma ortumu malam valentine ini, aku ingin tunjukkan niat baikku. Ok deh apa kata nanti. Yang jelas aku berharap semoga kamu bisa datang ke tempat kita dulu.
SUASANA HENING…TAK LAMA KEMUDIAN SUARA BEL MASUK BERGEMA MEMECAHKAN KESUNYIAN. MEREKA BERDUAPUN SEGERA BERANJAK KE KELAS MASING-MASING.
3. INT.KAMAR TIDUR RANI – MALAM –
SEBUAH RANJANG TEPAT BERADA DI TENGAH RUANGAN, SEMENTARA DISAMPING BERDIRI SEBUAH LEMARI BAJU UKURAN SEDANG DAN SATU SET MEJA BELAJAR YANG TERTATA RAPI.
RANI BERDIRI DI BALIK JENDELA, DIA MENATAP LANGIT MELIHAT BINTANG YANG SEDANG BERTABURAN DIANGKASA. DIA MENGGENDONG BONEKA BERUANG KESAYANGANNYA YANG SELAMA INI MENJADI TEMAN KETIKA DIA KESEPIAN. DIPELUKNYA BERUANG ITU SEOLAH BARANG ITU PUNYA KEHIDUPAN.
Rani : tedy (panggilan bonekanya) … seandainya malam ini aku bisa terbang aku mau kebintang-bintang itu. Aku ingin mengambil satu dari mereka dan ingin kuberikan pada denny.
RANI MENUTUP TIRAI JENDELANYA. DIA BERJALAN MENUJU TEMPAT TIDUR DAN MEREBAHKAN DIRI DI ATASNYA, DAN MEMANDANG LANGIT-LANGIT RUMAH.
Rani : Ya Tuhan…Engkau yang mengutus malaikat cinta, Engkau yang sebenarnya bisa mengabulkan setiap permintaan. Jika kehendakmu terjadi padaku, aku inginkan hadiah istimewa dari-Mu sendiri, bukan dari malaikat utusanmu. Kuingin Tuhan ,kau hadirkan ayahku di malam valentine day malam ini.
TAK BEBERAPA LAMA KEMUDIAN DARI ARAH RUANG TAMU TERDENGAR SUARA AYAH RANI. RANI YANG AGAK RAGU BERDIRI DAN KELUAR DARI KAMAR MEMASTIKAN SUARA TERSEBUT
4. INT. RUANG TAMU RUMAH RANI -MALAM-
SANG BADUT(AYAH) MEMELUK DAN MENCIUM KENING IBU, RANI YANG SADAR BAHWA AYAHNYA SEKARANG ADA DIHADAPANYA LANGSUNG MEMELUK TUBUH YANG GEMUK YANG DIBUNGKUS KOSTUM BADUT.
Rani : yah..kenapa ayah sudah pulang. Bukankah seharusnya ayah masih ada dijogja?…
Ayah : kamu nggak lihat berita, tadi pagi hotel tempat ayahmu manggung kebakaran, sepuluh orang tewas terjebak api di lantai atas.
RANI YANG MENDENGAR BERITA DARI AYAHNYA LANGSUNG MENYALAKAN TELEVISI DIRUAN ITU. WAJAHNYA LANGSUNG PUCAT.
Ibu : lho kenapa kamu ran? Ya, terlambat sedikit kan tidak apa-apa, dari pada tidak sama sekali, cepatlah berganti pakaian, kita berangkat kerestoran impianmu sekarang juga.
Ayah. Jangan kesal rani ayah tetap membelikan hadiahvalentine buatmu
Ibu : bukanka ini yang kamu idamikan, bertiga dengan ayahmu pergi kerestoran.
RANI HANYA TERMENUNG TAK PERCAYA DENGAN APA YANG BARU DIMINTANYA DENGAN KEJADIAN YANG DILIHAT DI TELEVISI ITU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

Sastra Mampu Membuka Mata Hati dan Mata Pikiran Kita, Karena Sastra Adalah Refleksi Kehidupan Kita

Sobo sak paran-paran

Ini blog-blogan ...

Garis Edar-ku

Blog tentang seputar aktivitas kerjaku

@ReeMekarsari

Buat Saya, "Bahagia itu Sederhana" -Ree-

@MaureenMoz

live is an adventure. enjoy the ride.

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Enrichissez-vous!

enrich yourselves

Joglo Drama - Mbah Brata

Seni memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih manusiawi

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: