“LUKA MENDEWASAKAN DIRIKU”


Oleh:
ERI MIYARTI

Penyelaras: Heru Subrata

Para Pelaku :

Lina : Tokoh utama (PROTAGONIS)
Pramudiya : Kekasih Lina (ANTAGONIS)
Fani : Teman Lina (PROTAGONIS)
Meta : Teman gaul Lina ( selingkuhan pramudiya ) (ANTAGONIS)

BABAK KESATU
Suatu malam, bulan terlihat bersinar terang, bintang bercahaya kerlap-kerlip indah di langit. Udara berhembus sejuk di hati, serasa menambah meriah suasana pesta ulang tahun. Dua sejoli saling berpasang-pasangan memadu kasih, tapi ada juga yang epi tanpa seorang kekasih, mungkin disinilah tempat anak muda mencari ajang kenalan, berangkat sendirian dan waktu pulang sudah ada yang mengantarkan sampai rumah, dan bahkan hubungannya bisa berlanjut sampai ke depannya.

Lina : “Meriah sekali pesta ulang tahun fani, secerah dan seindah malam ini,
pasti fani sangat bahagia sekali malam ini, tapi sama saja bagiku ham
pa sebab ku enggak punya yayang”.( MENYENDIRI SAMBIL TERME
NUNG )
Fani : ”Hai Lin…!”
Lina : “Hai Fani…Selamat ulang tahun ya…moga panjang umur,makin cantik
dan pinter” (SAMBIL BERSALAMAN DAN MENCIUM PIPI FANI)
Fani : “Amiiin…makasih ya…!” oya lin,kenalkan temen kakakku (SAMBIL
MENGGANDENG TANGANNYA)
Lina : (BENGONG….SAMBIL MENATAP PRA)
Fani : “Lho..kok bengong sich Lin? Hayo,kenalan dong…!” (SERAYA TER
TAWA & MENGGODA LINA)
Lina : (TERKESIMA MALU)
Pramudiya : “Hai…namaku Pramudiya,tapi panggil aja Pra biar lebih manis hehehe
(SAMBIL TERKEKEH SEMBARI BERSALAMAN DENGAN LINA)
Lina : “Aku Lina” (SEMBARI MEMBALAS SALAMAN PRA, SUASANA DIAM
SESAAT, SEPASANG MATA SALING MENATAP DIHIASI DENGAN
SENYUMAN MANIS PENUH BASA-BASI DAN MALU-MALU)
Liina : (DIAM-DIAM TERUS MEMPERHATIKAN SETIAP GERAK-GERIK
PRA).”Kamu memang benar-benar cowok ideal Pra, penuh daya tarik, postur tubuhmu tinggi, keningmu tebal, membuat hatiku berdebar- debar dan langsung jatuh hati padamu saat ini juga atau Love at the first sight, jatuh hati pada pandangan pertama he..he..he..” (GUMAM LINA PELAN SEPERTI ORANG GILA NGOMOG SENDIRI).

(MEREKA MENGOBROL UNTUK SALINGMENGETAHUI LEBIH JAUH TENTANG DIRI MEREKA)
Lina : “Bener enggak sih kalau kamu itu temen mas Rian,kakanya fani? Kayaknya baru sekarang deh aku ngeliat kamu. Aku kan sering kemari dan teman-teman mas Rian yang sering kemari semua aku kenal”.
Pramudiya :”Jagan heran, aku memang orang baru disini” (SEMBARI SENYUM)
Lina : “O…pantas kalau gitu, makanya aku enggak pernah lihat kamu sebe lumnya. Lantas, sebelumnya kamu tinggal dimana?”
Pramudiya : “Wah nanyanya kayak wartawan aja!” (SAMBIL TERTAWA RENYAH)
Lina : (MELIHAT PRA TERTAWA)
Pramudiya : “Sebelumnya aku tinggal di Maros,sebuah kabupaten dalam wilayah
Sulawesi Selatan, aku lahir dan dibesarkan disana”.
Lina : “Lantas kamu memilih SMU yang sama dengan mas Rian kakak fani?
Pramudiya : “Iya, ku sekolah di SMU yang sama dengan rian, disana rian jadi
Ketua OSIS”.
Lina : “Menurut kamu, enakan mana tinggal di Maros dengan di sini di
Makassar?”
Pramudiya : “Bagiku sama aja, Maros dan Makassar enggak begitu berjauhan
Cuma, Maros lebih boleh di kata kabupaten yang masih ASRI, tenang
dan sejuk sedangkan di Makassar sangat bising”.
Lina : “O…gitu” (SAMBIL MANGGUT-MANGGUT). “Kalau gitumau dong
Kapan-kapan saya diajak jalan-jalan ke Maros sama kamu he..he”
(SAMBIL TERTAWA BERCANDA).
Pramudiya : “Oke, oke ! sekalian mencicipi roti maros yang terkenal lezat itu”
(SAMBIL PROMOSI KUE KHAS DAERAHNYA).
Lina : “Yach…sudah selesai pestanya, waktunya aku untuk pulang”.
Pramudiya : “Lin, kamu pulang sama siapa?”
Lina : “Aku sendirian, tadi aku kesini naik angkot”.
Pramudiya : “Em…gimana kalau aku ngantar kamu sampai rumah? Ku hawatir
cewek semanis & secantik kamu pulang sendirian malam-malam lagi.
Tapi ku enggak maksa kok, kalau enggak mau yo enggak apa-apa”.
Lina : “Iya…aku mau, dipikir-pikir lebih aman kalau ada temannya”’
(SAMBIL MENGANGGUK). (PRA MENGANTARKAN LINA SAMPAI
DIRUMAH LINA).
Lina : “Nggak mampir dulu?”
Pramudiya : “Nggak ah, udah malem entar mengganggu orang rumah, tapi kalau
Besok-besok ku pasti main ke sini.Boleh kan?”
Lina : “Tentu, Pra. Datang aja kapanpun kamu suka!”
Pramudiya : “Okey,,aku pamit dulu. Met malem, met bobok n Have a nice dream..”
(SAMBIL TERSENYUM).
Lina : “Malam…n have a nice dream too…” (SAMBIL MEMBALAS SENYUM)

BABAK KEDUA
Setelah acara malam itu, pra menghilang dengan tidak ada kabar sama sekali,hampir dua minggu pra seperti lenyap hilang ditelan bumi. Aku hanya menanti dengan penuh kerinduan, tapi bayangan wajah Pra tak juga kunjug datang. Sampai suatu hari dan tak pernah kuduga sebelumnya, di siang itu di kios pak Sul depan sekolah, ku melihatmu berdiri sambil tersenyum menungguku.Sungguh senang hatiku saat melihatmu hadir kembali.

Fani : “Lina…ada seseorang yang menunggumu di luar?”
Lina : “Siapa…? Biasanya nggak ada yang menjemputku pulang sekolah
Fani : “Liat aja sendiri he..he..he..(SAMBIL SENYUM-SENYUM JAIL).
Lina : (DENGAN TIDAK BANYAK BERTANYA, LINA LANGSUNG KELUAR
DARI KELAS DAN MENYUSURI HALAMAN). “Oh.,.,tidak, Pra..
(DENGAN WAJAH TIDAK PERCAYA).
Pramudiya : (BERDIRI DI KIOS PERMEN PAK SUL, SAMBIL TERSENYUM
MANIS PADA LINA).
Lina : (MENGHAMPIRI PRA). “Pra…pa kabarnya? Udah dua minggu setelah
Pesta malam itu kita nggak pernah ketemu lagi.
Pramudiya : “Aku baik-baik aja kok, iya kemarin aku sibuk dengan aktifitasku di
Sekolah. Kamu juga gimana kabarnya?”
Lina : “Aku juga baik kok”.
Pramudiya : “Ayo aku antar pulang? Aku sengaja datang ke sini memang untuk
menjemputmu, gimana kamu mau?”
Lina : “Iya, aku mau…”
Pramudiya : “Ayo naik”.(SAMBIL MENYALAKAN MESIN SEPEDA MOTORNYA)
Lina : (TANPA PIKIR PANJANG LANGSUNG NAIK DIBONCENGAN
MOTOR DAN MEMELUK PINGGANGNYA DENGAN MALU-MALU
DI RUMAH LINA).
Pramudiya : “Besok ku boleh menjemputmu lagi nggak? Ku pulangnya kan lebih
pagi dari kamu”.
Lina : “Iya, nggak apa-apa”.

BABAK KETIGA

Setiap hari Lina dijemput oleh Pra, dan Lina tidak pernah menolak setiap ajakan dari Pra.. Kadang-kadang mereka langsung pulang ke rumah, kadang juga mampir di kafe untuk sekedar menghilangkan haus, semua berjalan denga indah,Di suatu sore mereka berjalan di pantai dimana tempat itu merupakan tempat yang paling penting atau kenangan terindah bagi mereka. Disanalah mereka mengikrarkan cinta mereka.

Pramudiya : “Lin, kamu suka dengan pantai nggak…?”
Lina : “Iya, ku suka sekali dengan pantai.Emangnya kenapa?”
Pramudiya : “Nar sore gimana kalau kita jalan-jalan ke pantai, kamu mau nggak..?
Lina : “Iya, aku mau sekali”
Pramudiya : “Aku ada sesuatu untukmu, tapi ku nggak tahu kamu mau menerima
nya atau nggak”
Lina : “Emang sesuatu apa, ku boleh tahu nggak..?”
Pramudiya : “Ntar aja kalau dah sampai sana tak kasih tahu” (KEDUANYA
BERANGKAT MENUJU PANTAI).
Pramudiya : “Lin, kamu tahu ggak..? semenjak pesta malam itu ada sesuatu yang
Selalu mengganggu dan mengusik hatiku.Di setiap malam dan bahkan
Sampai terbawa dalam mimpi, ku sangat merindukannya. Tapi ku
Nggak tahu apa semua ini bisa diterima olehnya”
Lina : “Maksud kamu apa sich pra…? ku nggak ngerti maksudmu. Memang
siapa yang membuat kamu gelisah dan yang selalu kamu rindukan?
Ku boleh tahu nggak..? (DENGAN PENUH PENASARAN).
Pramudiya : “Tentu boleh, dan kamu memang harus tahu, karena yang ku maksud
Adalah kamu Lina…kamulah cewek yang selama ini mengganggu
Tidurku. Kamu sudah tahu sekarang, ku sangat lega tapi ku juga takut.
Apakah kamu menerima cintaku?
Lina : (KAGET DAN TERCENGANG MENDENGAR KATA-KATA ITU).
“Pra…apakah yang kamu katakan tadi itu benar..? tolong ulangi ku
ingin mendengarkan sekali lagi”
Pramudiya : “Iya Lina, aku suka, sayang dan cinta sama kamu? Apakah kamu mau
Menerima cintaku ini?
Lina : (TERKEJUN DAN TAK PERCAYA). “Iya, Pra…ku mau menerimamu.
Jujur sejak pertama kali kita bertemu, kamu sudah memikat hatiku.
(DI PANTAI, KETIKA MENTARI PERLAHAN TERGELINCIR NYANYI
AN BAYU MENYENTUH NYIUR, OMBAK TENANG MENEPI,CAMAR-
CAMAR TERBANG PULANG DAN KEDUA REMAJA ITU SALING
MEMADU KASIH DALAM DEKAPAN YANG MESRA).

BABAK KEEMPAT

Hari-hari berlalu dengan indah, tak pernah kuduga dan kusangka sebelumnya. Badai mulai menerpa dan menerjang mahligai cinta kita. Di sore yang menyedihkan itu awal mula retaknya cinta kita. Kau sudah tidak lagi perhatian padaku, ka berubah jauh dari dirimu yang ku kenal dulu.kau berselingkuh dengan temanku sendiri. Meta, teman gaulku di sekolah akan menjadi duri paling tajam di setapak asmara kita. Dia memang temanku, tapi dia telah menikamku dari belakang.

Lina : “Ta,.capek ya harus pulang sore-sore terus..?”
Meta : “Iya,,,habisnya kegiatan di sekolah kan banyak”
Pramudiya : “(DATANG MENJEMPUT LINA). Hai Lin..? sory telat jempunya, tadi
Ban motorku bocor jadi harus ke bengkel dulu”.
Lina : “Iya, nggak apa-apa.oh ya…kenalin ini temenku Meta..”
Meta : “Aku Meta”
Pramudiya : “ Pramudiya, tapi panggil aja pra”
(SEMENJAK HARI ITU KAU MULAI BERUBAH, KAU LEBIH PEDULI
PADA META DARI PADA AKU)
Pramudiya : (KE SEKOLAH MENJEMPUT LINA). “Lin, kok nggak bareng sama
Meta, emang dia dimana?
Lina : “Meta sudah pulang dijemput ayahnya” (KU MULAI CURIGA DENGAN
PRA, TERNYATA DUGAANKU BENAR. PRA MEMLIKI HUBUNGAN
YANG SPESIAL DENGAN META).
Meta : “Lina…? (DENGAN WAJAH BERSERI-SERI). Lin, ni lihat cerpen
Pra dimuat di majalah ini, Pra memberiku majalah ini pagi tadi”.
(SAMBIL MENUNJUKKAN CERPEN YANG DIMAKSUD).
Lina : (HANYA BISA MENGGIGIT BIBIR, DADA TERASA SESAK, NYERI
DAN NGILU)
Meta : “Lin, kok diam aja… gimana kamu ingin membacanya nggak..?”
Lina : “Trims, Ta, akun sedang nggak mood”
Meta : “Bener kamu nggak ingin membacanya? Bagus lho…judulnya
PADANG TANDUS NYANYIAN CINTA”.
Lina : “Aku benar nggak mood”. (SAMBIL MENGGELENG-NGELENG
KEPALA).”Aku kecewa sama kamu Pra, kamu berjanji sebelum
Cerpen perdanamu diposkan kamu akan memberikannya kepadaku
Dulu, tapi sekarang ku baru tahu dari Meta”. (GUMAM LINA PELAN).

BABAK KELIMA

Valetine Day adalah hari yang indah di bulan februari. Semua remaja menyebutnya sebagai hari kasih sayang. Di hari itu, kita berjanji akan menonton film bareng pada malamnya. Tapi semua hanya tinggal harapan yang tak sampai. Kau membatalakan acara itu dengan berkata dusta padaku. Di malam itulah aku kehilanga semua kepercayaanku padamu, kau menghianatiku. Pada malam itu kau dan meta sengaja mengiris-iris dan menyayat-nyayat hatiku. Cinta yang ku bangun roboh diterjang badai.

Lina : “Bahagia sekali aku lmalam ini, di hari valentine diriku akan meraya
Kannya denga orang yang sangat aku cintai, Tapi Pra kok belum
Datang juga ya..?”. ( BERJALAN MONDAR-MANDIR DI TERAS
RUMAH, TERDENGAR BUNYI TELEPON DI RUANG TENGAH,LINA
CEPAT-CEPAT MENGANGKATNYA).
Lina : “Halo… siapa?”
Pramudiya : “Lina, ini aku Pra..”
Lina : “O…kamu Pra. Eh, kamu sampai mana, ku dah siap lho..?”
Pramudiya : “Maaf, Lina aku nggak bisa pergi. Aku harus pulang ke Maros malam
Ini juga”.
Lina : (MENGHELA NAFAS PANJANG)
Pramudiya : “Okey sampai nanti..”. (MENUTUP TELPON DENGAN BEGITU SAJA)
Lina : “(KECEWA DAN MENANGIS).
(LINA BERANGKAT SEKOLAH DENGAN LANGKAH GONTAI, IA
MASIH KECEWA DAN BINGUNG KENAPA PRA BERBUAT BEGITU)
Fani : “Lin,,,dijemput Pra ya…?”
Lina : “Nggak Fan, ku pulang sendirian”.
Fani : “Kamu kenapa Lin, kok sedih banget..?”
Lina : “Nggak kenapa-napa kok”
Fani : “Lin, ku minta maaf ya.. ku harus menceritakan ini sama kamu, kamu
Harus tahu yang sebenarnya”.
Lina : “Apa itu Fan..? katakan saja (DENGAN MATA MELOTOT KARENA
PENASARAN).
Fani : “Tapi kamu harus janji kamu akan menerima sumua ini?”
Lina : “Iya, apapun ceritanya aku akan terima”
Fani : “Gini, semalem aku melihat Pra dan Meta sedabng nonton bareng di
21”.
Lina : (KAGET DAN MENANGIS DAN DIA LANGSUNG MENCERIKAN
SEMUANYA PADA FANI)
Fani : “Sudah, yang sabar ya Lin…aku juga minta maaf karena aku yang
Telah memperkenalkan kalia berdua, aku nggak menyangka akan jadi
Begini”
Lina : “Kamu nggak salah kok Fan, ini semua sudah takdir yang harus
Kujalani, nggak apa-apa kok… mungkin dia belum jodohku dan ku
yakin suatu hari nanti akan ada seseorang yang bener-bener me-
nyayangiku”
( LINA HANYA BISA PASRAH DAN BERTAWAKAL KEPADA ALLAH, IA ISI HARI-HARI SEPINYA DENGAN BERAGAM AKTIFITAS, SEPERTI RENANG, BASKET DAN KURSUS-KURSUS.LINA BISA MENGAMBIL HIKMAH DARI SEMUANYA ITU. LUKA TELAH MENDEWASAKAN DIRINYA. SEKARANG DIA TELAH TERDIDIK UNTUK MENJADI SEORANG WANITA YANG DEWASA DAN TEGAR DALAM HIDUPNYA ).

7 Komentar (+add yours?)

  1. wahyu am
    Jun 30, 2009 @ 04:15:53

    Balas

    • mbahbrata
      Jun 30, 2009 @ 04:32:43

      Makasih, skrg mestinya jgn saling menghina donk…siapapun orangnya [tak terkecuali presiden] hanyalah manusia yang tentu banyak kesalahan2, marilah qta saling instropeksi agar kehidupan kita aman, tentram, n bnyk teman…

      Balas

  2. classically
    Jun 30, 2009 @ 05:24:39

    Wah, bagus dramanya.. Suka nulis ya..?
    Saya jg suka menulis, tp msh junior..
    Kl sempat mampir k blog saya http://classically.wordpress.com/
    Terima kasih, terus berkarya ya..!^^

    Balas

  3. Quinto J. Bolla
    Okt 22, 2010 @ 02:27:23

    bagus bangat pak naskah dramanya….
    gmna ya pak trik2 membuat sebuah drama itu pak?
    alur2nya seperti apa pak?/
    terima kasih pak

    Balas

  4. N. Vivin Pebrianti
    Okt 22, 2010 @ 11:57:37

    bapakk…..saya berminat dengan dram dan hal2 yg berkaitan dengan bahasa,
    tp saya masih kesulitan untuk menuangkan apa yg ad difikiran saya ke dalam tulisan.
    mohon solusinya!!!
    naskah dramanya keren2 pak…..

    Balas

    • mbahbrata
      Jun 05, 2012 @ 15:09:32

      Gampang kok…caranya bisa nulis…ya menulislah….
      apapun yg ada d benakmu, walaupun hanya “satu” kata…
      mulailah…mulailah…jgn tunda….

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

Sastra Mampu Membuka Mata Hati dan Mata Pikiran Kita, Karena Sastra Adalah Refleksi Kehidupan Kita

Sobo sak paran-paran

Ini blog-blogan ...

Garis Edar-ku

Blog tentang seputar aktivitas kerjaku

@ReeMekarsari

Buat Saya, "Bahagia itu Sederhana" -Ree-

@MaureenMoz

live is an adventure. enjoy the ride.

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Enrichissez-vous!

enrich yourselves

Joglo Drama - Mbah Brata

Seni memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih manusiawi

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: