‘Serenai Harap Bunga Lily’


Berbulan buaian tertepis  rindu

Bertunpuk hari  menghitung kunang-kunang

Lalu, hilang..

Pada bunda berkeluh kesah

Pada bapa jemarimu tak lagi mampu menyeka

Kusam masai liur mengalir janji

Yang tak mampu teterjemahkan

Kasih tak lagi dapat dipinang

Kerna jarak tak lagi bisa ditempuh

Berkendara harapan semu

Beralaskan mega berenda sutra

Lalu,

Masihkah kau bisa berharap?

Surabaya, 16 Maret 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

Sastra Mampu Membuka Mata Hati dan Mata Pikiran Kita, Karena Sastra Adalah Refleksi Kehidupan Kita

Sobo sak paran-paran

Ini blog-blogan ...

Garis Edar-ku

Blog tentang seputar aktivitas kerjaku

@ReeMekarsari

Buat Saya, "Bahagia itu Sederhana" -Ree-

@MaureenMoz

live is an adventure. enjoy the ride.

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Enrichissez-vous!

enrich yourselves

Joglo Drama - Mbah Brata

Seni memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih manusiawi

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: