Punai Rindu


dua punai terbang hinggap
mematuk duri menepis hari
pada mimpi kau datang di sela hari
tuk penuhi janji

dua punai rindu hati
berbinar sinar mentari menunggu pagi
tak kunjung sua kumbang renta
yang tertatih bertopang tongkat berkarat
sesuap harap berengkuh hasrat
yang kian pekat melekat erat

dua punai “masih ada hari esok”
menunggumu pada biduk berkayuh

surabaya, 18 Agustus 2010

2 Komentar (+add yours?)

  1. nurrahman18
    Agu 18, 2010 @ 15:30:27

    eloknya🙂

    Balas

  2. mbahbrata
    Agu 20, 2010 @ 14:38:30

    Hayooo…tunjukin donk cucuku…mana eloknya…? Kalo bisa nunjukin brarti kamu salah satu yang akan jadi kritikus drama… Gmn kan hebat to…?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH DASAR

Sastra Mampu Membuka Mata Hati dan Mata Pikiran Kita, Karena Sastra Adalah Refleksi Kehidupan Kita

Sobo sak paran-paran

Ini blog-blogan ...

Garis Edar-ku

Blog tentang seputar aktivitas kerjaku

@ReeMekarsari

Buat Saya, "Bahagia itu Sederhana" -Ree-

@MaureenMoz

live is an adventure. enjoy the ride.

alangalangkumitir

Javanese Manuscripts

Enrichissez-vous!

enrich yourselves

Joglo Drama - Mbah Brata

Seni memanusiakan manusia, menjadikan manusia lebih manusiawi

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: